Memang, tidak semua teman membawa kebaikan. Ada teman yang tulus membantu, ada pula yang datang hanya ketika membutuhkan atau bahkan meninggalkan luka. Namun risiko itu tidak lantas membuat pertemanan kehilangan nilainya.
Hubungan baik juga perlu dirawat. Tidak cukup hanya dibangun, tetapi harus dijaga. Sayangnya, menjaga hubungan sering kali lebih sulit daripada memulainya. Kesalahpahaman kecil, ego yang tidak terkendali, atau masalah sepele dapat merenggangkan hubungan yang telah terjalin bertahun-tahun. Bahkan saudara kandung pun tidak jarang bermusuhan karena perkara yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan kepala dingin.
Pada akhirnya, tidak ada manusia yang benar-benar mampu hidup sendiri. Sejak lahir kita membutuhkan bantuan orang lain. Saat tumbuh, kita belajar dari orang lain. Ketika berhasil mencapai sesuatu, selalu ada tangan-tangan yang ikut berperan, meski tidak terlihat dan tidak pernah disebutkan. Ada jasa orang tua, guru, sahabat, dan banyak orang lain yang mungkin tidak pernah kita sadari. Di atas semua itu, ada kehendak Tuhan yang mengatur segala jalan kehidupan.
