
Kita tidak bisa terlalu sombong dalam menjalani hidup. Sebab sering kali penghargaan, sapaan, dan perhatian yang kita terima datang karena orang lain mengenal kita, meskipun mungkin belum pernah bertemu secara langsung.
Coba bayangkan ketika kita berada di sebuah tempat umum—mal, masjid, taman, atau kota yang belum pernah kita kunjungi. Tidak ada yang mengenal kita, tidak ada yang menyapa, apalagi mengajak berbincang. Rasanya asing. Ada semacam kehampaan yang sulit dijelaskan.
Saat itulah kita sadar bahwa sebenarnya kita bukanlah siapa-siapa. Pengakuan yang selama ini kita rasakan sering kali lahir dari hubungan yang telah kita bangun dengan orang lain. Karena itu, tidak mengherankan jika seseorang merasa senang ketika datang ke suatu tempat lalu ada yang menyapa, menjabat tangan, atau sekadar mengajak minum kopi bersama. Kehangatan sederhana seperti itu mampu membuat suasana menjadi lebih hidup.
Tentu, setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda. Ada yang merasa nyaman menyendiri dan menikmati kesunyian. Namun, bukankah sesekali kita juga bahagia ketika bertemu seseorang yang berharga dalam hidup kita? Seseorang yang kehadirannya mampu membuat hari terasa lebih bermakna.
