Menemukan “Jodoh” dalam Dunia Literasi

literasi, tips menulis, motivasi menulis

Bagaimanapun, yang namanya jodoh pada akhirnya akan bertemu. Hanya saja, proses mencari dan menemukannya sering kali tidak mudah.

Jodoh di sini bukan hanya soal pasangan atau kekasih. Maknanya jauh lebih luas. Bisa tentang bisnis, pertemanan, sekolah, kampus, profesi, bahkan buku dan lingkungan yang tepat untuk bertumbuh. Sebab, tidak semua hal cocok untuk semua orang. Ketika seseorang berada di tempat yang tepat dan bertemu orang-orang yang tepat, proses berkembang biasanya terasa lebih maksimal.

Saya merasakan hal itu saat mulai menyukai dunia menulis.

Tidak semua orang bisa memahami mengapa seseorang rela menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk merangkai kata, memperbaiki paragraf, atau memikirkan satu kalimat agar terasa lebih hidup. Bukan karena mereka salah. Hanya saja minat setiap orang memang berbeda.

Orang yang mencintai dunia literasi biasanya lebih mudah memahami perjuangan seorang penulis. Mereka tahu bahwa menulis bukan sekadar menyusun kata-kata, tetapi tentang menyampaikan gagasan, pengalaman, bahkan sebagian isi pikiran kepada orang lain.

Rahasia Judul Buku Biar Menarik Pembaca

Foto bersama dengan pemateri S. Shinta dari Noura Publishing

Festival Literasi Cilegon 2026: Rahasia Naskah Diterima Penerbit Mayor Dibongkar Langsung oleh Editor Noura Publishing

Momen paling berharga hadir dalam rangkaian Festival Literasi 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon dalam rangka HUT DPK ke-19. Kegiatan yang berlangsung sejak 19 hingga 21 Mei 2026 ini berlangsung sangat meriah dan dipenuhi antusiasme masyarakat.

Berbagai acara menarik digelar secara gratis untuk umum, mulai dari bedah buku, talk show, pelatihan menulis, pelatihan mendongeng, senam bersama, hingga bazar literasi. Festival ini menjadi ruang berkumpulnya pegiat literasi, penulis, pembaca, hingga komunitas baca dari berbagai kalangan.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah talk show bertema “Rahasia Naskah Diterima oleh Penerbit Mayor” bersama S. Shinta selaku editor Noura Publishing dengan moderator Vieka.

Foto bersama dengan peserta talk show festival literasi

Dalam sesi tersebut, Ibu Shinta membagikan banyak wawasan penting tentang dunia penerbitan. Ia menegaskan bahwa perpustakaan, komunitas baca, dan pegiat literasi merupakan partner penting bagi penerbit. Tanpa mereka, ekosistem literasi tidak akan berkembang.

Kapan Siap Menulis?

Kapan terakhir kali anda menulis ? kapan terakhir kali anda bercerita, bertemu saling curhat bahkan menasehati teman atau mendapat pesan penting dari orang lain.

Sebenarnya bukan tidak bisa bukan karena tidak ada waktu, melainkan tidak ada niat untuk mau menulis. Pada dasarnya setiap orang adalah pembaca setia atau bisa menulis lebih dari seratus kata setiap harinya. Tapi sayangnya kebiasaan tersebut hanya saat mengirim atau membaca pesan chat atau whatsapp saja. Mungkin juga jari jemari terutama kedua jari jempol kita amat pandai mengetik atau mengetik di layar handphone setiap hari bahkan setiap saat.

Bisa jadi kita juga gemar membaca, bahkan baru bagun tidurpun selalu mengecek chat masuk atau saat scroll medsos misalnya. Jadi aktivitas membaca dan menulis itu sudah menjadi kebiasaan yang tak bisa terhindarkan hanya saja kita tinggal mengalihkan kebiasaan tersebut pada media yang tepat agar bisa berkarya dan produktif. Misalnya menuliskannya di buku diary., menulis di laptop atau mulai mengetik beberapa paragraf di aplikasi handphone (note).

Berkomentar

Disini saya tidak ingin menjelaskan tentang apa dan mengapa dengan komentar. Namun disini saya akan mengutakaran pendapat saya tentang melatih menulis dengan cara berkomentar. Tentu berkomentar yang positif dan tidak mengandung kalimat syara maupun hoax.

Kenapa saya sebut sebagai metode berlatih menulis, karena saat kita membaca buku maupun tulisan atau artikel, ada sebuah masukan pengetahuan baru dan disitu saat membaca atau setelah membaca pasti terdapat pro dan kontra tentang pendapat maupun gagasan tetang suatu permasalahan maupun topik yang disampaikan oleh penulis. Maka dari itu kita bisa mengutarakan pula pendapat tentang sebuah tulisan orang lain. Baik itu tentang kesetu dan tidaknya kita tulis atau komentar tentang beberapa alasan sesuai pengetahuan dan pengalaman yang kita ketahu dan miliki, sedikit maupun banyak pendapat yang kita sampaikan melalui komentar.

Karena setiap tulisan yang orang lain tulis itu perlu ditinjau kebenarannya terlebih kita mengkritisi atau memberi pujian terhadap sebuah ide atau gagasan orang lain. Jadi bisa saling menguatkan ataupun lebih lengkap dan sempurna dengan adanya tambahan komentar dari kita. Selain itu bila kita mengomentari atau menulis komentar di medsos atau di blog orang lain pasti dia merasa senang, setidaknya tulisan mereka telah kita baca apalagi ada masukan dan koreksian untuk saling memperbaiki disitulah kegiatan literasi menjadi hidup. Disamping itu saat kita menjelajah tulisan khusunya di media online setidaknya dia akan mengunjugi dan mengenal siapa diri kita melewati akun yang kita gunakan dalam berkomentar.

Bagaimana Hari Ini

Ada tiga hal yang penting dan harus diingat serta diaplikasikan dalam hidup ini. jika ingin berjalan sesuai apa yang kita inginkan, atau untuk mencapai target serta pencapain-pencapaian lainnya.

Tiga hal sederhana itu yakni:

Pertama adalah perencanaan. Mustahil manusia diciptakan tanpa rencana Allah, artinya disini Allah merencanakan dan memiliki tujuan tertentu menciptakan manusia. Begitupun jika kita punya tujuan, punya keinginan. Maka hendaknya kita harus bisa menyusun sebuah rencana-rencana hebat agar kita tau jalan dan arah kita akan kemana, tulislah apa yang ingin kita lakukan. Agar hidup kita pun tidak menggantung, mengalir apa adanya dan tidak terbuang sia-sia waktu yang kita miliki yang sangat terbatas ini. Bila Tanpa rencana so pasti kita bingung ga tau pengen ngelakuin apa dalam hari-hari yang akan kita jalani.

Kedua, Lakukan. Sebatas rencana yang hebat tanpa kita kerjakan sama halnya nilai nol. Karena selain punya rencana yang mantap kita perlu melakukan atau mengerjakan apa-apa yang telah kita susun atau kita rencanakan. Meskipun banyak yang bilang kenyataannya tidak sesuai rencana, tak mengapa seperti itu yang penting kita sudah berusaha punya rencana dan tindakan. Logikanya orang yang punya rencana lalu melakukannya saja terkadang bisa gagal, apa lagi tak orang yang punya rencana terus gak ngelakuin apa-apa. So hasilnya tau sendirikan

Follow by Email
Instagram
Telegram
WhatsApp
FbMessenger
URL has been copied successfully!