Kehidupan itu Seperti Bersepedah, Maka Teruslah Mengayuh

Langkah yang perlahan dan pasti adalah sebuah pijakan menuju sebuah impian yang nyata, dibandingkan keinginan yang besar tetapi hanya berpangku tangan menengadah tanpa usaha. Jadi setiap peristiwa kecil maupun besar, akan terus membuat kenangan dan memori serta pelajaran untuk hari selanjutnya.

Persiapan sematang apapun pasti ada sebuah kendala, dan sebuah keniscayaan seperti seorang pedagang mencari untung, tetapi terkadang menemukan sebuah kerugian. Bahkan ketika petani menanam padi tetap akan tumbuh rumput.Karena semua yang ada dibumi pasti sudah ada takaran yang pasti. Ada yang selalu memperhatikan keseriusan dan kesanggupan usaha setiap ciptaannya. Tak mungkin didunia ini yang tak mungkin. Baik jodoh, rizeki dan umur. Tak ada yang tau. Tapi yang sudah pasti adalah sebuah kematian. Tetaplah syukuri jatuh bangun, lapang maupun sempit, sehat maupun sakit.

Gagal maupun sukses, Seperti pepatah mengatakan kadang hidup berada diatas kadang dibawah seperti mengayuh sepeda. Agar tetap berjalan maka harus terus mengayuh dan rodapun terus berputar dan melaju tanpa henti. angan iri dengan penampilan siapapun, karena belum tentu apa yang diliha dan ditampilkannya sesuai dengan kenyataan. Bisa saja mereka hanya menampilkan kebaikan, kemewahan dan kesuksesannya saja. Kita tak tau dibalik semua itu ada apa, Dan seletih apa. Yang pasti adalah kehidupan diri kita sendiri akan dibawa kemana. Akankah menjadi indah atau sengsara tergantung pada upaya, amal awal yang dilakukan.

Semangat Buat Para Relawan

Mungkin hanya hati dan raga orang-orang ikhlas yang memiliki kekayaan sesungguhya. Sebuah tindakan dan niat yang nyata untuk beramal. Meski menyadari tak mendapatkan apa-apa didunia namun dengan kenyakinan nan harapan mendapat balasan yang terindah dan ridho-Nya.

Mungkin secara materil tak terlihat tetapi secara batin pasti mendapatkan ketenangan dan kelapangan hati.Silaturahmi, Menambah wawasan, ilmu, pengalaman, dan yang paling penting menambah kawan atau saudara. Relawan memang tak digajih maka dari itu, orang-orang seperti ini sudah jarang kita dapatkan. Perlu adanya regenerasi yang selalu mengajak untuk kebaikan.Baik organisasi maupun komunitas apapun. Apapun bidangnya yang sesuai kemampuan tangan, tenaga, uang dan pikiran masing-masing. Tetapi tujuan yang utama sekali lagi adalah untuk mendapat ridho Allah swt.

Sesibuk apapun, sesusulit apapun seorang relawan tetap merelakan dan menyempatkan waktu berharganya untuk kegiatan beramal dan sosial.Alasan kuat yang membuat motivasi adalah hidup ini singkat, amat disayangkan bila kita tak berbuat kebaikan dari jalan menjadi relawan.Aduh sungguh mulianya orang-orang ini. Mungkin masih banyak diluar sana yang lebih berbuat banyak kebaikan. Maka dari itu dalam islam dianjurkan untuk berloma-lomba dalam kebaikan. Semoga akan terus ada yang termotivasi untuk terus melakukan dan aksi dalam kebaikan.

Gemar Kemasjid Sejak Usia Dini

Biarkan mereka meskipun mengaji masi belum lancar, biarkan mereka tertawa dan bercanda menikmati masa masa indah diwaktu kecil.
Jika masih kecil tak mau kemasjid bagaimana nanti saat dewasa?
Berikan motivasi dan kenyamanan untuk anak-anak.
Mana mungkin mereka mengerti tentang tatak rama dan adab dimasjid mau datangnya saja sudah bersyukur.

Senang bermain apa lagi mau solat berjamaah atau ikut belajar ngaji dan bebersih masjid.
Mungkin bagi orang dewasa anak-anak hanya penganggu dengan tingkah mereka yang suka menyampah dan berteriak bercanda kesana kemari. Tapi bila yang dewasa mengerti mungkin tak akan memarahi atau mengusir mereka. Karena mereka adalah regenerasi yang akan melanjutkan atau menjadi orang-orang yang akan memakmurkan masjid.

Ngaji, solawatan, belajar solat sampai bermainpun bila bisa harus dibuat nyaman agar mereka tetap menyukai masjid hingga dewasa nanti gemar melakukan kegiatan yang berkaitan dengan masjid.
Alif, baa, ta sa… Walaupun itu yang saya bisa, saya usahkan untuk diajarkan dibimbing buat anak-ank yang semangat mengaji. Dan foto ini diambil saat saya mendampingi tadarus quran saat bulan ramadhan (memikran.).

Meskipun Cinta tak selamanya indah

Meskipun cinta tak selamanya indah, cinta susah didapatkan namun lebih susah dalam mempertahankannya. Cinta adalah memberi tanpa pamrih. Alangkah pedihnya mencintai tanpa dicintai. Alangkah sia-sianya bila banyak yang datang untuk mencitai namun diabaikan. Namun demikian mencitai dengan ikhlas merupakan sebuah tindakan cinta itu sendiri tanpa terbalas tetap memberikan cinta. Seperti matahari yang tetap menyinari bumi walaupun manusia tak ada yang mengucapkan terimakasih padanya.Bungapun tetap mekar walaupun manusia tak pernah memujinya. Yang pasti syukuri orang yang ada saat ini, yang menerima apa adanya, yang setia selalu menjaga dan ada dalam keadaan apapun. Teruslah berjuang bagi siapapun yang sedang memimpikan cinta maupun jodoh.Semoga kau dapat mencapai seseorang atau cinta yang kau impikan dengannya.

Meskipun tak pernah berjumpa, meskipun tak pernah bercanda, tapi tetaplah berdoa agar kelak segera bertemu atau diketemukan oleh seseorang yang pantas dan memantaskan diri kita yang selama ini telah menanti lama.Tetaplah menjadi cinta yang terjaga yang terus tumbuh, seperti menyiram dan merawat tanaman. Agar berdaun, becabang kuat, dan berbuah lebat. Orang yang berjuang dengan cinta, ia tak akan pernah merasa lelah dan merugi. Justru akan suka rela dan bahagia.

Jodohmu Adalah Hadiah Dari Tuhan

Maka SyukurilahKita tak pernah tau yakni jodoh, rezeki maupun kematian. Boleh berangan untuk memiliki pasangan sesempurna mungkin tetapi sadarilah untuk menerima dan membahagiakan siapa orang yang menerimamu saat ini.Yang kau cintai yang kau banggakan dan harapkan belum tentu menjadi jodohmu apalagi tentang cinta yang tak direstui amat menyakitkan menurutmu. Tetapi mungkin Allah menyediakan hadiah (jodoh) yang justru jauh lebih baik daripadanya.

Diam, dan tak mengungkapkan semua yang harus dikatakan. Mungkin doa-doamu yang akan mengantarkanmu untuk bahagia di kemudian hari.Seperti siang yang akan berganti malam, begitupun malam pasti berakhir dan berganti siang. Begitulah perjalanan hidup. Mungkin airmata atau setiap keadaan yang tak indah dan tak nyaman suatu saat pasti akan tergantikan.Karena pada hakikatnya seperti sebuah lagu bahwa badai pasti berlalu.

Jadi syukurilah apapun keadaannya. Syukuri Lah nafas dan kehidupan yang masih kau nikmati saat ini.Karena kesempatan untuk berbuat baik dan memperbaiki semua masih tebuka lebar dalam setiap kesempatan.Berprasangka baik pada Allah jauh lebih baik daripada menggerutu. Begitu pula lebih baik menyalakan lilin daripada mencela kegelapan.Bahagiakanlah seseorang yang saat ini selalu ada untukmu. Dan jika berjauhan mendoakannya adalah lebih baik dari segalanya. Jangan sia-siakan hal yang mengharukan bersama pasangan tercinta.

Rugi Itu Karena?

Rugi itu ketika gagal untuk memperbaiki diri. Rugi itu ketika kita mengingkari janji diri sendiri untuk berubah yang lebih baik.
Rugi itu ketika waktu dan kesempatan yang tersedia disia-siakan.


Rugi itu ketika merasa ujub dan memiliki rasa bangga diri. Rugi itu marah ketika merasa tersindir dan tak terima ketika diberi saran dan kritikan terhadap kekurangan kita.
Rugi itu ketika kehilangan seorang sahabat karena tersakiti oleh sepatah kata yang terpeleset oleh lidah kita
Rugi itu ketika kita sibuk oleh kepentingan duniawi dan minim dengan amalan yang berkaitan dengan akhirat
Rugi itu ketika kita berniat baik lalu tak terealisasikan


Rugi itu ketika kita menulis dan berkata-kata yang buruk dan merugikan orang lain
Rugi itu ketika kita tak mampu menahan amarah


Dan rugi itu ketika lepas kontrol ketika kita bahagia dan tak mengingat pada yang susah
Rugi itu ketika kita lupa
Lupa, untuk bersyukur setiap saat atas nikmat yang Allah anugerahkan kepada kita


Demi masa sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran. QS. Al-Asr:[103]1-3

Filosofi Mendaki Gunung

Orang lain akan menyangka kau orang gila saat menaiki gunung yang dianggap hanya pekerjaan sia-sia. Orang lain akan mencacimu ketika kau belajar untuk naik gunung karena orang lain tak tau apa yang kau cari disana. Orang lain akan senang, ketika kau mengurungkan niatnya.

Mematahkan langkah semangatmu, untuk tidak melakukan perjalananmu kesana.Orang lain itu seperti setan, yang menggodamu dan menakut-nakutimu, agar kau tak berani mengambil keputusan. Untuk cepat berencana dan beranjak menuju gunung.Padahal gunung itu bagaikan cita-citamu, tujuanmu karirmu dan semua keinginan-keinginan muliamu, tetapi apa yag terjadi, justru banyak tantangan dan rintangan yang berasal dari sekelilingmu.Kau akan mendapatkan prasangka buruk, cacian dan pasti banyak orang yang ingin mematahkan semangatmu untuk menuju kesuksesan ituGodaan yang membuatmu berpaling, untuk berperilaku malas-malasan murung tak percaya diri, dan sifat pesimistis itu semua musuhmu. Kau tak boleh ramah dengan semua itu karena kau harus melawannya.Ketika kau sedang melangkahkan kaki, mulai menuju sukses. Orang lain akan menakuti dengan kegagalan yang belum tentu terjadi.

Nenangin Diri Dulu

Nenangin diri dilakukan ketika kita mendapat masalah. Setiap orang tidak sama dalam menghadapi masalah atau mengatasi masalah tersesebut. Terkait dengan kemampuan, pengalaman dan pengetahuan serta lingkungan. Salah satu yang dipakai seperti nenangin diri. Kata-kata tersebut menafsirkan layaknya tak ingin diganggu. Ingin berdiam diri, merenung menyendiri.

Memang sepintas amat positif untuk mengkaji masalah. Namun jangan salah ketika kita bertindak seperti itu tanpa pertimbangan. Seperti bayak orang yang kita tinggalkan, banyak orang yang kita cuekin bahkan sampe kesemprot semua, serta males berkomunikasi dengan orang lain.Rasa gelisah, rasa marah dan emosi yang menyimpulkan dan mengambil tindakan untuk menenangkan diri cukup bagus. namun lebih bagus lagi hal tersebut tidak dilakukan tanpa berlebihan. Misalnya pergi ke suatu tempat yang jauh dari rumah, ngurungin diri dikamar, berhari-hari tidak makan, atau menjauh dari orang yang ada disekitar. Karena itu justru cenderung menyakiti diri sendiri. Memangsih terkadang diri kita butuh dengan yang namanya sendiri untuk evaluasi. Namun alangkah baiknya dihadapi dengan santai dan tenang menghadapi apapun itu masalahnya.Daripada buang tenaga untuk keluar rumah atau pergi kesana kemari, pergi ke suatu tempat atau mungkin mencoba lari dari masalah. Mendingan muhasabah, segera perbaiki dan itropeksi kesalahan diri sendiri. Istigfar sama Allah SWT. Shalat malam, ngaji, berdoa dan tawakkal sama Allah. Serahkan semua sama Allah ikhlas dan belajarlah ridha dari setiap kejadian atau kenyataan. Baik saat keadaan pahit maupun manis. Jangan pernah untuk menutupi diri sendiri karena setiap masalah pasti disiapin untuk solusinya oleh Allah. Ceritalah, terbukalah pada orang terdekatmu, pada orang yang kau percayai. agar tidak salah paham, agar tidak memperunyam masalah yang kita hadapi. Terlebih merusak dan merugikan orang lain.

Terimakasih Mantan

Mantan adalah seseorang yang dilupakan dan yang pernah singgah dalam kehidupan kita. Entah itu dia baik atau tidak tetaplah dia adalah orang yang pernah mewarnai hari-hari kita. Mantan itu bagaikan jembatan untuk mendapat pasangan yang lebih baik kedepannya. Bukankah kita bisa banyak belajar dari seorang mantan. Bukankah begitu banyak pengalaman, kejadian dan kenangan. Namun tak lupa semua itu adalah untuk proses kedewasaan kita. Entah kenangan itu pait atau manis. Tetaplah kita harus meninggalkan angan untuk kembali. Karena nasehatnya tak mungkin kau membuang makanan lalu kau ambil kembali. Seberapapun besarnya pengorbanan yang pernah kau beri untukny janganlah berkta bahwa semua itu sia-sia karena penorbanan apapun yang kau berikan pada orang lain tak ada yang sia-sia. Pasti ada hikmah dan manfaatnya.Sebenarnya tak ada yang salah dari seorang mantan. Karena yang salah itu adalah diri kita ketika merasa trauma, merasa sakit sehingga bayang-bayang rasa takut itu tak henti-hentinya melintas dipikiran kita. Efeknya adalah setiap orang yang mendekatimu seakan-akan sama dengan mantanmu. Misalnya akan jahat, ia akan membohongi dan menyakitimu atau meninggalkanmu. Padahal belum tentu semua orang sama dengan mantanmu.

Sesosok Idaman Hati

Setiap orang pasti memilik rasa kagum dengan sesosok yang disukai, setiap orang pasti memiliki rasa kesan yang indah dan sempurna pada sosok yang dicintai. Semua akan menjadi berharga dan tiada kesia-siaan bila berbicara tentang cinta, suka, sayang, pasangan dan terlebih seseorang yang kau idamkan. Saya lebih senang berbicara idaman. Artinya sosok yang benar-benar diinginkan. Dan setiap orang pasti memiliki penafsiran yang berbeda tentang idaman. Mungkin bisa dikatakan sebagai tipe sosok atau seseorang yang kau sukai, yang kau inginkan sesuai tipe atau kriterianya. Atau harapan-harapan yang ingin kau dapatkan ketika kau bersama orang yang kau cintai.

Rasanya tak akan ada yang jelek, tak ada yang cacat bahkan tak ada yang kurang dari sesosok orang yang kita kagumi, orang yang kita idam-idamkan. Sepertinya semua indah dan semupurna. Walaupun pada akhirnya ketika kau dekat dan lebih dekat mengenalnya, merasakan saat-saat bersamanya tak sesuai yang dikira. Baik dari watak, perangai atau kebiasaan-kebiasaan buruknya yang ditampakkan. Khusunya pada saat orang dimaksud mengeluarkan emosinya. Memang tak dipungkiri penampakan paling buruk, paling serem dan paling jelek adalah ketika manusia melampiaskan emosinya secara berlebihan dan tak terkontrol. Padahal emosi itu bukan untuk dilampiaskan melainkan untuk ditahan.Berhati-hatilah, takutnya kau tertipu dengan masa lalu yang indah. Ketika kau melihat dia begitu sempurna dimatamu. Bahkan kau pernah berkata “ada pelangi dimatamu” seperti lagu jamrud, sebagai pertanda dia adalah sosok yang indah dalam hidupmu. Disinilah kau akan menyadari suatu saat kelak kau harus menerima dan diharapkan tak kaget ketika perangai-perangai negatif dan buruk keluar dari sosok orang yang kau idamkan.

Masa Lalu Bukan Untuk Ditinggali

Jika masa lalumu indah, maka janganlah berangan untuk kembali. Karena mustahil yang berlalu akan kembali. Jika masa lalumu buruk, maka janan kau pikirkan lagi jangan kau gunakan otakmu untuk sibuk memikirkan masalalu karena seburuk apapun ia hanyalah kenangan pahit dan seburuk apapun masa lalu, masa depan itu masih suci.

Bagaikan kertas putih yang belum tergores pena, tulisan atau tinta.Masa lalu adalah dibentuk dari masa kini yang terus bergeser dari masa kemasa. Jika masalalumu ingin menjadi indah, maka kau jaga masa sekrang ini dengan mengisinya dengan sebanyak-banyaknya kebaikan. Begitupun masa depan. Kau dapat mengukirnya dan membuat langkah awal untuk kedepan dari saat ini. Akan berpenaruh baik pada asa lalumu atau masa depanmu.Mungkin masa lalu itu seperti kaca sepion. Perlu dilihat, direnungkan dan jangan lupa ambil hikmahnya. Agar menjadi pertimbangan dalam setiap tindakan dan mengambil keputusan kedepan.. Kata orang hidup itu hanya tiga masa. Yakni hidup pada masa silam atau masa lalu, masa sekarang dan amasa yang adakn dating. Semua apapun yang terjadi adalah sebesar hasil usahanya masing-masing. Karena Allah tidak akan pernah mengubah keadaan seseorang kecuali da sendiri yang mau mengubahnya.Adapun hasil dari usaha tersebut adalah kita pasrahkan kepada Allah.

Sepi Kala Sendiri

Unek-Unek Si “Sepi”Sepi bagiku ia sahabat, dimana yang bernyawa sudah tak ada disisi lagi dan disitulah ia menghampiri dengan mebawa segala macam masalah yang ada dihati. Satu persatu masalah mereka beberkan padaku tanpa henti satu detikpun tanpa koma bahkan titik. Aku dengarkan semua keluh kesah mereka. Dengan menghirup nafas sedalam-dalamnya aku mencoba menyakini serta menenangkannya bahwa Allah bersamanya “INNALLAHA MA’ANA” Jangan merasa terbebani sahabatku. Jika itu masalah berat maka anggaplah ringan. Jika itu masalah ringan maka anggaplah itu bukan masahal. Ini semua terjadi karena Allah mencintaimu karena tidak semua yang terasa sakit itu berarti tak cinta. Justru Allah mencintaimu.

Sahabatku yakinlah dengan berbagai masalah yang aku hadapi aku tidak sedikitpun membenci si SEPI, karena ia sahabatku, ia mempercayaiku, ia membagi suka dukanya padaku. Banyak yang bilang sepi hanya mengundang bosan dan bahkan mereka sengaja memancing suasana agar sepi menghilang. Tapi bagiku sepi adalah segalanya. Dimana aku bisa berbicara yakin antara hati dan pikiranUnek-Unek Si “Sendiri”Kesendirian itu menjemukan. Kesendirian itu menimbulkan datangnya setan untuk menggoda. Merasuki pikiran untuk berbuat yang tak terpuji. Kesendirian yang positif adalah merasa selalu bersama dan dilihat oleh Allah. Meskipun kita tak dapat melihat-Nya. Inilah yang disbut ikhsan. Yakinlah apapun yang kita perbuat Allah tak pernah tertidur. Meski kebaikan sebesar biji dzahra atau sebesar debu maka Allah akan membalasnya. Begitupula dengan sekecil apapun kejahatan yang kita perbuat kelak Allah akan memberikan balasan.

Impian

Waktu kan terus berjalan, dan tak akan pernah berhenti. Sementara ini langkah apa yang telah kita perbuat dan lewati. Jangan pernah berharap akan sampai pada puncak bilamana kita tak pernah berniat lalu membuat langkah awal untuk sampai pada tujuan yakni puncak impian tersebut.

Jangan pernah kau mengharapkan sesuatu yang kau impikan apabila kau tak berupaya dan hanya terdiam tak berdaya. Tak berbuat sesuatu untuk mencapainya. Jika detik ini, hari ini kau mau merintis dan melakukan langkah kecil untuk impianmu maka hari esok atau kedepannya kau akan mendapatkannya. Layaknya kau hari ini menanam pohon buah dan kau akan mendapatkan buah itu empat atau limatahun kedepan. Bahkan setelah kau berhasil memanen kau bisa berbagi kepada orang yang kau sayangi disekitarmu. Barang siapa yang mennama ia akan menuai. Semoga apa yang kau tanam didunia ini bukan untuk kebahagiaan duni melainkan untuk dunia dan akhirat.Alampun akan menyertai dan Allah tidaklah buta bagi orang-orang yang senantiasa mau berusaha untuk terus mencapai puncak.

Hadapi Dengan Tenang Disetiap Keadaan

Kerugian, menanggung, kecewa, mengalah, menahan, tidak mara, tidak tersinggung, tersindir, sakit hati, bersabar, kena batunya, serba salah, difitnah, diusik, dijailin, diurusin sama orang, dipojokin, diprasangka, dianggap ga penting, dimanfaatin, didatengin saat butuh, dipanggil saat perlu, dianggap egois, dianggap gak dewasa, danggap gak berpendidikan, dianggap gak punya kompeten dan kemampuan, dibuang bagai kacang lupa pada kulitnya, diberi beban, diberi mandat yang besar, dibuat bimbang, keadaan yang sulit dan amat buruk, perih, lapar, takut, sedih semua itu sudah aku rasakan.

Jadi santai aja hadapi dengan tenang. Maka engkau akan menjadi semakin kuat. Semakin dewasa dan tentunya memiliki mental yang kuat.Kita akan dikenalkan pada sebuah keadaan dimana keadaan tersebut. Baik sulit ataupun tidak, adalah untuk menguji kesabaran dan menguji kekuatan serta kecerdasan dalam menahan dan mengelola emosi.

Terkadang sedikit berbicara lebih baik, agar tidak serba salah dalam situasi apapun. Jangan buang tenaga untuk berbicara yang sia-sia dan tidak bermakna. Jangan sampai seperti tongkosong nyaring bunyinya. Setiap langkah, setiap perbuatan yang kita lakukan pasti ada ujung dan akhir yang akan kita temui entah itu dalam bentuk kebaikan maupun keburukan.Dalam pikiran dan hati pasti setiap orang memiliki keinginan dan cita-cita. Setiap keinginan itu harus secara perlahan dan bertahap satu per satu diwujudkan. Jangan terlalu ambisi dan memaksa karena kita hanya berencana dan berusaha, sedangkan berhasil atau tidaknya kita serahkan pada yang Kuasa.

Belajar Paling Penting

Belajarlah, karna dengan belajar kita menjadi pintar, jika sudah pintar kita akan memiliki banyak pengetahuan namun pengatahuan itu gunakan untuk memilih mana yang bener dan mana yang salah. Mana yang hak kita dan mana yang bukan. Pinter bukan untuk minterin, bukan buat nipu bukan buat nyombongin diri. Kita belajar agar menjadi orang bener bukan jadi orang yang kebelinger.

Ilmu atau pengetahuan yang kita miliki so pasti akan membantu dalam kehidupan kita. Baik dalam mengambil sikap, tindakan dan keputusan ketika menghadapi masalah. Bahkan jika beruntung orang pinter lebih mudah dan gampang cari uangnya. Ingat belajar itu gak mesti dari buku. Justru yang terpenting adalah dari pengalaman da kejadian sehari-hari dilapangan. Bukan dalam konsep pikiran kita yang matang. Karena biasanya antara teori dan praktik itu jauh berbeda. Maf kalo gak ngerti dengan kalimat ini. Ada istilah, jangan sampai jatuh pada lubang yang sama. Artinya kita harus bisa mengambil pelajaran dalam segala hal yang pernah terjadi dalam hidup kita. Jangan sampai karena kelalaian dan kesalahan kita kejadian buruk terulang kembali.

Suasana

Jika cuaca dan suasana sedang panas, carilah suasana yang adem dan sejuk. Jangan pernah mencela keadaan yang panas dan cuaca yang demikian panas. Dalam sebuah ruangan memang suhu panas. Namun bagaimanapun jika hatinya sedang adem pasti panas ruangan tersebut jadi adem. Banyak orang yang pasang pendingin, misalkan kipas angin, AC dll. didalam kamar atau rauangannya, padahal percumatoh jika memang dari hatinya yang tak bisa adem. Kadang terus saja gelisah.

Suka hasut, iri, dengki bersemayam dalam hatinya. Telinga kita rasanya seperti menyimpan bahan bakar yang disulut dengan korek api cepat meledak. Ketika orang lain satu kalimat mengatakan sesuatu tentang kita. Bahkan kita menjadi yang meledak membalas perkataan mereka dengan seribu kata. Manamungkin hati kita adem kalau kita berada disekeliling orang-orang yang bikin panas hati dan menjadi tensi. Kadang kita juga sukakan menyambung dan penuh antusias meresponnya. Suka adu domba, tebar fitnah, apa lagi yang sama-sama kenceng otot lehernya yang suka ingin saling balas membalas sesuatu perbuatan yang jelek. Suka nyimpulin secara cepat sebuah info yang belum tentu benar. Meskipun orang terdekat, orang terpercaya yang ngomong belum tentu info tentang orang lain bener.

Bahagia

Siapapun orangnya, tidaklah berhak untuk mengusik hatimu. Menilai dan memvonis bahagia dan tidaknya, karena yang boleh menentukan dan yang berhak bagia dan tidaknya adalah dirimu sendiri. Jika rela hatimu bersedih maka semua fisik dan pikiranmu serta bawaanmu akan sedih. Namun jika kamu ciptakan sendiri suasana rasa senang dan bahagia penuh senyum ceria, maka pasti kamu akan mendapatkan semua kebahagiaan itu.Bahagia itu dapat engkau ciptkan dari dirimu sendiri. Bukan dari orang lain. Layaknya semangat itu dimulai dari dirimu sendiri bukan tidak bersemangat bila tiada penyemangat. Maka berbahagialah melihat orang lain bahagia. Karena kebahagiaan itu hak kamu. Orang lain tak berhak mengusik hatimu dan membuatmu bersedih.Termasuk buat kamu, jangan bersedih yang sedang berjuang dan berkorban untuk orang yang disayangi dan dicintai.

Adakalanya kamu berkorban untuk cinta. Namun ada kalanya hamu harus berhenti berkorban jika pengorbanannmu tak berarti untuknya dan ketika pengorbanan itu jatuh pada orang yang tidak tepat dan orang yang biasa menyia-nyiaknmu.Untuk apa jika kesenangan yang kamu dapat hanya sementara. Sedangkan kamu mengharapkan cinta sejati, Cinta yang tulus dan penghargaan atas pengorbanan yang engkau berikan. Bukan malah cinta bertepuk sebelah tangan yang kau dapatkan.Namun yakinlah bahwa alam akan berpihak pada kamu meski pengrobananmu pada orang yang tidak tepat.

Bukan Penampilan Menarik

Kamu bisa sebenarnya bersikap lebih manis dan ramah serta lemah lembut. Gak usah gelisah. Hadapi semuanya dengan tenang. Sikap tenang dan manismu yang akan membawa pada sebuah keadaan terbaik bagimu. Seperti air yang tenang jikapun ada gemericik iapun lebih menenangkan suasana. Abaikan semua pemikiran negatifmu, karena itu hanya menjadi sampah menumpuk diotakmu. Berpikirlah dewasa. Buang semua rasa egomu. Berpikirlah lebih luwes. Tetaplah tersenyum, karena senyumanmu memberikan kesejekuan dalam hatimu sendiri. Sebagaimana wajahmu adalah cermin dari hatimu. Belajarlah dari setiap kejadian dan pengalaman sehari-hari. Karena semua yang terjadi terkadang tak sesuai rencana. Tak sesuai apa yang telah terkonsep dipikiranmu. Karena itu banyak kejadian yang mengejutkan dan yang tak terduga.

Bilaman keinginnan tak sesaui dengan kenyataan. Namun jangan lupa bahwa kita harus ikhlas menghadapi kenyataan. karena bagaimanapun kita takkan dapat lari darinya melainnka kita yang menghadapi dan melawannya. agar kita menjadi pemenang dari keadaan itu. Jika kita mengalah begitu saja dengan keadaan maka tak usalah kita memiliki akal dan hati. Gunakan pikiran dan hatimu untuk mencari dan menyelelesaikan setiap permasalahnmu. Namun itu semua justru membentuk kita untuk mendewasakan sikap dan tindakan serta kepribadian kita.

Keinginan

Apa yang ingin engkau bangun saat ini. Apa yang ingin engkau gapai hari esok. Sebesar apapun yang engkau inginkan, sebesar apapun yang ingin engkau bangun bukankah tetap dumulai dari hal terkecil dimulai dari langkah awal. Langkah awal adalah sebuah langkah yang akan membawamu pada akhir atau puncak yang ingin kau gapai. Dan yang pasti niat serta doa harapan yang besar kepada Sang pemberi kekuatan dan keteguhan yakni Allah Swt.

Manakala kau ingin membangun dan membuat sesuatu pastikan kau mengumpulkan puing-puing sedikit demi sedikit, bagian-bagian yang tak sekaligus dalam satu waktu. Dengan demikian kau tak akan terlalu lelah dan memiliki beban berat. Karena kau telah memulainya dan merintis dan kau menjalani proses tersebut. Tertib, tekun dan teratur serta terencana dengan baik adalah sebuah manajemen dan sistem tanpa tergesa-gesa dalam menggapai sesuatu. Rencana hari ini pencapaian untuk hari esok. Tindakan hari ini menentukan keberhasilan yang akan datang. Langkah awal menjadi penentu untuk menggapai puncak disana. Keyakinan, keteguhan dan niat. Usaha dan berdoa.

Untuk Orang Tercinta

Begitu besarnya pengorbanan untuk orang tercinta. Begitu mudahnya memberikan segala yang ada. Segala yang punya, dan segala yang mampu untuk selalu dipenuhi keinginannya. Entah cinta, kasih sayang dan meteri.Mendengarkan suara orang yang dicintai saja sudah teramat bahagi, apalagi bisa selalu bertemu dan bersama sampai akhir hayat.

Perjuangan untuk orang tercinta baik manis maupun pahit akan selalu dijalani dan dilewati dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.Rasa gelisah, marah, cemburu, kesal, curiga pasti akan dirasa oleh orang yang sedang mabuk asmara. Dan untuk menggapai hati orang yang dicinta tentu tidaklah mudah. Maka disitulah kita diuji dan pertanda kesungguhan bahwa diiri kita mencintainya.

Ingin menjadikan hari-harinya bahagia dan penuh semangat.Bagaikan bidadari dan tuanputri ingin selalu melalyani, memeberikan yang terbaik untuk seseorang yang paling disayangi dan dicintai. Namun suatu saat kau akan medapatkan akhir dari perjuangna cintamua Entah itu membahagiakan atau mengecewakan. Dan yang pasti semua pengorbanan cintamu tiada yang sia-sia. Karena setidaknya kita pernah berusaha dan berjuang demi orang yang dicintai. Dan bila kita telah memiliki orang yang dicintai. Maka tugas utama kita adalah mejaga cita tersebut. Termasuk takut kehilangan. Terkadang cinta itu dapat ternodai misalnya oleh emosi, napsu, dan keegoisan.

Follow by Email
Instagram
Telegram
WhatsApp
FbMessenger
URL has been copied successfully!