Menemukan “Jodoh” dalam Dunia Literasi

Stephen King dalam buku On Writing: A Memoir of the Craft menjelaskan bahwa proses menjadi penulis bukan hanya soal bakat, tetapi soal kebiasaan, latihan, dan lingkungan yang membuat seseorang terus bertumbuh. Karena itulah, ketika bertemu orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama, semuanya terasa lebih nyambung. Ada apresiasi. Ada dukungan. Ada ruang untuk saling belajar.

Sebagus apa pun tulisan atau karya yang kita hasilkan, tidak semua orang akan tertarik membacanya. Sama seperti kita yang tidak mungkin menyukai semua hal.

Ada orang yang menyukai olahraga, bisnis, teknologi, atau hiburan. Ada pula yang menikmati buku, tulisan, diskusi gagasan, dan dunia literasi. Kita tidak bisa memaksakan orang lain mencintai apa yang kita sukai.

Coba lihat sebuah acara bedah buku, talkshow kepenulisan, atau pertemuan dengan penulis favorit. Sebagian besar yang datang biasanya memiliki ketertarikan yang sama. Ada penulis pemula yang ingin belajar. Ada pembaca yang ingin memahami proses kreatif seorang penulis. Ada pula orang-orang yang mencari sudut pandang baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Instagram
Telegram
WhatsApp
FbMessenger
URL has been copied successfully!