Apakah kita benar-benar menjadi lebih cerdas?
Apakah kita menjadi pembaca yang lebih baik?
Apakah informasi yang datang begitu deras benar-benar berubah menjadi pengetahuan yang mendalam?
Ataukah kita sekadar menjadi konsumen yang terus menikmati apapun yang disuguhkan oleh teknologi?
Tanpa sadar, kita hidup di dalam sebuah ekosistem yang membuat kita terus mengkonsumsi produk-produk digital.
Setiap pembaruan aplikasi membuat kita ingin mencobanya.
Setiap gawai terbaru terasa harus dimiliki.
Setiap fitur baru dianggap sebagai kebutuhan.
Padahal, di balik semua inovasi itu terdapat industri yang sangat besar.
Teknologi tentu bukan musuh. Ia telah membantu manusia dalam berbagai bidang. Namun, sebagaimana setiap perubahan besar dalam sejarah, selalu ada pihak yang memperoleh keuntungan dan ada pula yang harus kehilangan ruang hidupnya.
Suryadi menjadi salah satu wajah dari perubahan itu.
Ketika teknologi berkembang, lapak koran perlahan mati.
Ketika informasi berpindah ke layar digital, kios-kios bacaan kehilangan pelanggan.
